Selamat Datang di Website Rahadian Ismayanda

Calon guru profesional dengan passion dalam pendidikan teknik mesin, berkomitmen untuk mengembangkan kompetensi siswa melalui pembelajaran inovatif dan berbasis teknologi. Siap berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara teknis tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

Mulai Menyelam
Pembelajaran13 Oktober 2026

Penggunaan Perkakas Tangan

Kenali, gunakan, dan rawat perkakas tangan kerja bangku secara benar dan aman dari ragum sampai tap dan snei melalui foto, video, kuis, dan evaluasi mandiri.

Penggunaan Perkakas Tangan

1. Ragum (Vise)

Alat penjepit benda kerja agar tidak bergerak saat dikikir, dipahat, digergaji, ditap, atau disnei.

Bagian-bagian

Cara penggunaan

  1. Atur tinggi ragum kira-kira setinggi siku operator.

  2. Jepit benda kerja sedekat mungkin dengan rahang agar kokoh.

  3. Gunakan pelat pelapis (lunak) untuk benda kerja halus agar tidak tergores.

  4. Kencangkan dengan tangan saja, jangan dipukul atau diberi tambahan tuas.

2. Sikat Kawat (Wire Brush)

Membersihkan kotoran, kerak (slag), sisa terak las, dan serbuk logam pada benda kerja maupun pada gigi kikir.

Bagian-bagian

Cara penggunaan

  1. Sikat searah dengan alur gigi kikir agar serbuk terlepas.

  2. Gunakan setelah pengelasan untuk membersihkan terak.

  3. Bersihkan sikat dari serbuk yang menumpuk.

3. Penitik (Center Punch)

Membuat tanda titik pusat pada benda kerja sebagai awal pengeboran atau penandaan garis ukur.

Bagian-bagian

Cara penggunaan

  1. Tegakkan penitik 90° pada titik yang ditandai.

  2. Pukul satu kali dengan palu ringan, periksa posisi titik.

  3. Perbesar titik dengan sudut 90° bila akan dibor.

4. Gergaji Besi (Hacksaw)

Memotong benda kerja logam atau membuat alur/celah pada logam. Gunakan teknik pemotongan yang benar dengan tangan terkuat ke arah depan (maju). Untuk awal pemotongan, pastikan kemiringan mata gergaji sebesar 30°

Bagian-bagian

Cara penggunaan

  1. Pasang daun gergaji dengan mata menghadap ke depan (menjauhi pegangan).

  2. Pilih kerapatan gigi: 14–18 gigi/inci untuk bahan lunak, 24–32 gigi/inci untuk bahan tipis/keras.

  3. Pastikan minimal 3 gigi menyentuh benda kerja.

  4. Dorong maju sambil menekan, tarik kembali tanpa tekanan; sekitar 40–50 langkah/menit.

5. Tang (Pliers)

Menjepit, memegang, memuntir, memotong, dan menarik benda kerja kecil atau kawat.

Bagian-bagian

Cara penggunaan

  1. Tang kombinasi: menjepit dan memotong kawat.

  2. Tang lancip (long nose): menjangkau tempat sempit dan membentuk kawat.

  3. Tang potong (cutting plier): memotong kabel/kawat.

  4. Tang buaya (vise grip): mencekam benda kerja secara kuat.

6. Palu Besi (Ball Peen Hammer)

Memukul benda kerja atau alat lain seperti pahat dan penitik, serta membentuk/meratakan logam.

Bagian-bagian

Cara penggunaan

  1. Pegang tangkai di bagian ujung untuk mendapat momen pukul optimal.

  2. Pukul dengan gerakan dari pergelangan dan lengan, muka palu rata terhadap benda.

  3. Periksa kekencangan kepala pada tangkai sebelum dipakai.

7. Palu Terak (Chipping Hammer)

Membersihkan terak (slag) hasil pengelasan dengan cara mengetok/mencungkil kerak pada jalur las.

Bagian-bagian

Cara penggunaan

  1. Ketok terak dari arah samping jalur las, bukan dari atas.

  2. Lanjutkan pembersihan dengan sikat kawat.

  3. Bekerja setelah benda kerja agak dingin.

8. Kikir (File)

Menyayat/mengurangi ketebalan benda kerja untuk mendapatkan ukuran, kerataan, dan kehalusan permukaan.

Bagian-bagian

Cara penggunaan

  1. Jenis menurut bentuk: rata, segi empat, segi tiga, bulat, setengah bulat, pisau.

  2. Jenis menurut kehalusan: bastard (kasar), half smooth (sedang), smooth (halus).

  3. Kikir hanya menyayat pada langkah maju; angkat sedikit saat langkah kembali.

  4. Gunakan teknik kikir silang (cross filing) untuk kerataan, lalu draw filing untuk kehalusan.

9. Tap dan Snei

Tap membuat ulir dalam (pada lubang), snei membuat ulir luar (pada batang/poros) secara manual.

Bagian-bagian

Cara penggunaan

  1. Tentukan diameter lubang bor.

  2. Mulai dengan tap No.1 (taper), tegak 90°, putar 1/2–1 putaran lalu balik 1/4 putaran untuk memutus tatal.

  3. Lanjutkan tap No.2 dan No.3 sampai ulir penuh.

  4. Untuk snei, ujung batang dichamfer lebih dahulu, lalu putar snei sambil diberi pelumas.

10. Alat Pahat (Chisel)

Memotong, membelah, melubangi, atau membuang bagian logam dengan cara dipukul palu.

Bagian-bagian

Cara penggunaan

  1. Jenis: pahat pipih (flat), pahat alur (cross cut), pahat dam, pahat setengah bulat.

  2. Pegang pahat miring ± 30°–35° terhadap permukaan benda kerja.

  3. Pandangan tertuju pada mata pahat, bukan pada kepala pahat.

  4. Asah kembali mata pahat bila tumpul dan kikis kepala yang menjamur.

Tanggapan (0)

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.

Tulis Tanggapan

Tanggapan Anda akan ditinjau oleh guru sebelum tampil publik.